Kimchi Sederhana Ala Korea yang Mudah Dibuat

Kimchi dalam Mangkuk
Jangan lupa dishare ya, meow....

Kimchi adalah makanan pendamping Korea yang terkenal dengan rasa pedas, berbumbu, dan aroma yang tajam. Ada banyak varietasnya yang terbuat dari sayuran yang beraneka, seperti mentimun dan lobak, tapi biasanya kubis adalah bentuk yang paling populer. Makanan ini telah mendapatkan popularitas di luar Korea karena manfaat kesehatannya yang luar biasa dari bahan bakunya. Bawang putih, bawang merah dan cabai pedas memiliki jumlah Vitamin A, B dan C yang melimpah dan sawi merupakan sumber serat yang sangat baik. Namun, makanan ini paling dikenal karena bakteri baik yang dikenal sebagai lactobacillus, yang sering ditemukan pada makanan fermentasi, yang membantu pencernaan dan mencegah infeksi jamur.

Tempayan tanah liat tempat menyimpan kimchi.
Onggi, tempayan tanah liat tempat menyimpan kimchi. Sumber:Maangchi

Kimchi biasanya disimpan dalam tempayan tanah liat di bawah tanah. Tempayan tanah liat ini disebut onggi yang berarti gerabah Korea. Sekarang kimchi bisa disimpan dalam stoples kaca yang didinginkan. Dikutip dari Our Everyday Life, berikut resep masakan kimchi sederhana ala Korea yang mudah dibuat.

kimchi dalam stoples kaca
Kimchi yang disimpan dalam stoples kaca. Sumber: The Kitchn

Alat dan Bahan untuk Membuat Kimchi

  • 1/2 kg sawi putih
  • 4 gelas air dingin
  • 3 sendok makan garam laut
  • 1 sendok makan bawang putih
  • 2 sendok makan jahe
  • 3 batang daun bawang
  • 2 sendok makan cabai merah kering
  • 1 sendok teh gula
  • 1 magkuk ukuran besar
  • 1 stoples kaca besar

Cara Membuat Kimchi

  1. Pisahkan dan cuci daun sawi.
  2. Taburkan 2 sendok makan garam laut secara merata pada setiap daun sawi dan masukkan ke dalam mangkuk besar.
  3. Tuangkan air dingin dan masukkan di kulkas semalaman.
  4. Tuangkan air dan bilas satu persatu daun sawi.
  5. Masukkan sawi ke dalam mangkuk besar.
  6. Cincang bawang putih dan jahe halus. Iris tipis daun bawang.
  7. Tambahkan cabai merah kering, gula, bawang putih, jahe, daun bawang dan sisa 1 sendok makan garam laut ke dalam mangkuk besar.
  8. Tuangkan campuran di atas sawi dan olesi bumbu secara merata ke setiap daun sawi dengan tangan.
  9. Pindahkan sawi yang sudah dibumbui ke dalam stoples kaca besar. Tekan dengan kuat dan susun setiap daun sawi secara merata. Semakin sedikit ruang yang ada di antara masing-masing daun, semakin merata proses fermentasinya. Pastikan untuk meninggalkan setidaknya dua inci ruang di bagian atas stoples kaca besar.
  10. Tambahkan cairan yang tersisa dari campuran yang bumbu ke dalam stoples.
  11. Tutup stoples erat-erat dengan tutupnya.
  12. Simpan stoples kaca di tempat yang sejuk, kering dan gelap pada suhu ruang tidak lebih dari 68 derajat Fahrenheit selama 2 hari.

Tip:

  1. Tambahkan lobak atau wortel untuk mendapatkan tekstur renyah pada kimchi. Kupas dan potong dadu dengan ukuran 1 inci.
  2. Tambahkan buah pir asia untuk mendapatkan rasa yang sedikit manis.
  3. Semakin lama kimchi tetap di kulkas, semakin lama proses fermentasi. Semakin lama proses fermentasi, semakin asam dan tajam rasa kimchi.
  4. Hanya ambil porsi kecil setiap makan untuk menjaga proses fermentasi.
  5. Kimchi bisa bertahan selama berbulan-bulan di kulkas.
  6. Ganti bumbu manis, seperti kecap, di hotdog dengan kimchi pedas.
  7. Pakailah sarung tangan saat mencampur bumbu pedas dengan daun sawi agar tidak terbakar oleh bubuk cabai.

Bagaimana, apakah Meowers tertarik untuk mencobanya? Bagaimana komentar Meowers? Bisa juga komentar jika Meowers ada cara lain untuk membuat Kimchi.


Jangan lupa dishare ya, meow....