7 Makanan yang Bisa Membuat Anda Lebih Bahagia

Tujuh makanan yang bisa bikin bahagia
Jangan lupa dishare ya, meow....

Hola Meowers. Berjumpa lagi dengan kami di My Paw Craft, Meow…. Pernahkah Meowers merasa tenang dan bahagia setelah makan? Jika iya, berarti Meowers mengalami efek yang dihasilkan oleh zat dopamin. Zat “bahagia” ini bekerja dalam sistem reward otak Anda untuk memicu perasaan puas dan senang pada otak. Dopamin memiliki manfaat lain juga, yaitu berperan dalam fungsi motorik, yang berarti membantu mengendalikan cara otak Anda berkomunikasi dengan otot Anda. Hal itu termasuk dalam efek timbal balik lainnya (misalnya perasaan “runner’s high” yang Anda dapatkan setelah berolahraga berat) . Cara terbaik untuk meningkatkan kadar dopamin dalam tubuh Anda secara sehat adalah memilih makanan bergizi yang menjaga tingkat dopamin Anda cukup tinggi agar terasa bahagia, namun tidak terlalu tinggi sehingga menyebabkan perubahan seperti kecanduan pada otak Anda. Seperti yang My Paw Craft kutip dari eHow, berikut tujuh makanan untuk mendapatkan dopamin yang sehat tanpa mengorbankan kesehatan Anda.

1. Ikan Salmon

Penuh dengan lemak sehat, salmon adalah salah satu makanan terbaik untuk membantu meningkatkan kadar dopamin Anda untuk sementara. Semua makanan berlemak memiliki potensi untuk meningkatkan kadar dopamin Anda setelah Anda makan, dan memilih sumber lemak sehat seperti omega 3 dalam salmon  memastikan Anda mendapatkan banyak nilai gizi bersamaan dengan asupan lemak. Asam lemak omega 3 benar-benar mengubah cara otak Anda memproses dopamin, sehingga memastikan Anda mendapatkan cukup banyak omega 3 membantu otak Anda menggunakan dopamin dengan benar. Selain asam lemak omega 3 membantu belajar dan ingatan.

salmon 7 makanan yang bisa bikin bahagia
Ikan salmon kaya akan lemak omega 3 untuk meningkatkan dopamin dalam tubuh. Sumber: Simply Recipes.

2. Tomat

Tomat mengandung antioksidan kuat, termasuk senyawa yang disebut karotenoid yang memberi warna merahnya. Antioksidan ini melindungi sel Anda dari kerusakan, dan sangat penting untuk melindungi sel di otak Anda, yang tidak selalu dapat memperbaiki dirinya sendiri. Dan penelitian yang muncul menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat (dan makanan berbahan dasar tomat) tampaknya melindungi sel otak, mengisyaratkan bahwa tomat dapat membantu otak Anda memproses dopamin dengan benar. Iris tomat yang baru dipotong dan beri sedikit minyak zaitun dan garam laut untuk appetizer yang mudah atau buat sendiri saus tomat segar dan mudah untuk hidangan pasta sehat.

Tomat adalah makanan yang mengandung antioksidan kuat, termasuk senyawa yang disebut karotenoid
Tomat mengandung antioksidan kuat, termasuk senyawa yang disebut karotenoid. Sumber: Community Table.

3. Coklat

Ada alasan mengapa cokelat sangat menyenangkan. Coklat membantu memicu produksi dopamin, dan juga meningkatkan tingkat hormon nabati lainnya, seperti serotonin.  Tapi sebaiknya Anda tidak mengonsumi cokelat untuk porsi keluarga, cukup satu atau dua bar dark coklat dapat meningkatkan tingkat dopamin Anda tanpa merusak diet Anda. Pilih coklat yang mengandung setidaknya 70% kakao (lebih banyak padatan kakao, lebih baik!) untuk menjaga asupan gula Anda tetap rendah. Cokelat yang lebih gelap juga memiliki lebih banyak antioksidan, yang melindungi semua sel dan jaringan Anda, termasuk yang ada di otak Anda.

Coklat adalah makanan yang membantu memicu produksi dopamin, dan juga meningkatkan tingkat hormon nabati lainnya, seperti serotonin
Coklat membantu memicu produksi dopamin dan juga meningkatkan tingkat hormon nabati lainnya, seperti serotonin. Sumber: Eat This, Not That!.

4. Keju

Alasan lain untuk makan keju? Ya, penelitian baru menunjukkan keju merupakan sumber vitamin D 3 yang hebat. Sementara nutrisi ini paling sering dikaitkan dengan tulang sehat, yaitu membantu Anda menyerap kalsium untuk menjaga tulang tetap kuat. Vitamin D 3 juga baik untuk tingkat dopamin Anda. Penelitian baru menunjukkan bahwa vitamin D 3 membantu aktivitas dopamin yang cukup di otak Anda, yang mungkin melindungi Anda dari efek dopamin yaitu “less than stellar effects”.

keju merupakan sumber vitamin D-3
Keju merupakan sumber vitamin D-3. Sumber: Eat This, Not That!.

5. Biji Rami

Sekarang, Anda tahu bahwa lemak sehat adalah kunci agar dopamin dalam tubuh Anda tetap terjaga, itulah sebabnya mengapa kita menyukai flaxseed atau biji rami untuk meningkatkan tingkat dopamin Anda. Seperti salmon, biji rami adalah sumber omega 3 asam lemak yang fantastis. Itu berarti Anda akan mendapatkan semua manfaat yang meningkatkan fungsi otak yang terkait dengan lemak sehat ini. Dan sementara Anda mungkin merasa sulit untuk makan salmon setiap hari (karena harganya cukup mahal) tetapi Anda bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan harga lebih murah dari biji rami. Cukup tambahkan butiran flaxseed ke sereal panas atau dingin favorit Anda seperti oat, sertakan di granola atau energi bar Anda atau taburi di atas salad untuk ekstra omega 3.

biji rami adalah sumber omega-3 asam lemak yang fantastis
Biji rami adalah sumber omega-3 asam lemak yang fantastis. Sumber: eHow.

6. Dada Ayam

Ketika sampai pada protein tanpa lemak, sulit untuk mengalahkan dada ayam tanpa kulit yang mengandung protein, kalori relatif rendah dan bisa beradaptasi menjadi berbagai menu untuk menghindari kebosanan. Ini juga bagus untuk meningkatkan dopamin Anda. Otak Anda terus-menerus menciptakan molekul dopamin baru untuk memastikan bahwa sel otak Anda selalu memiliki persediaan yang baru. Proses itu bergantung pada protein, yang disebut enzim, untuk melakukan serangkaian reaksi kimia yang akhirnya menghasilkan dopamin baru. Sebagai raja dari sumber protein, daging dada ayam mengandung asam amino yang dibutuhkan otak untuk membuat enzim tersebut sehingga membantu produksi dopamin.

Dada ayam mengandung asam amino yang dibutuhkan otak untuk membuat enzim tersebut sehingga membantu produksi dopamin
Dada ayam mengandung asam amino yang dibutuhkan otak untuk membuat enzim tersebut sehingga membantu produksi dopamin. Sumber: WYZA.

7. Stevia

Menjaga tingkat dopamin Anda tetap sehat berarti menjaga asupan gula Anda tetap terkendali. Sementara gula akan meningkatkan kadar dopamin Anda, itu justru meningkatkannya terlalu banyak. Itulah sebabnya gula bisa menjadi adiktif. Dan tentu saja, memakan makanan bergula memiliki banyak efek kesehatan negatif lainnya, menambahkan ratusan kalori ekstra ke makanan Anda sehingga menyebabkan kerusakan gigi. Solusinya: stevia, pemanis alami yang memenuhi keinginan “manis” tanpa semua kalori. Stevia juga tidak akan memiliki efek kecanduan seperti pada tingkat dopamin, jadi menggunakannya untuk menggantikan gula dapat membantu otak Anda memproses dopamin dengan benar. Gunakan stevia cair dalam minuman (seperti menambahkan rasa manis pada smoothie favorit Anda) atau gunakan bubuk stevia sebagai pengganti gula pasir.

stevia, pemanis alami yang memenuhi keinginan "manis" tanpa semua kalori
Stevia, pemanis alami yang memenuhi keinginan “manis” tanpa semua kalori. Sumber: eHow.

So, Meowers perlu mengonsumsi secukupnya beberapa makanan yang mengandung dopamin ini setiap hari  sehingga dapat membuat Meowers merasa bahagia dan berenergi. Dan Meowers juga akan mendapatkan manfaat kesehatan lainnya dari diet seimbang, termasuk berat badan yang sehat dan kesehatan kardiovaskular yang baik untuk merasa lebih bahagia dalam hidup.


Jangan lupa dishare ya, meow....